Breaking News:

Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara Kasus Dugaan Penyebaran Konten Asusila

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu dan Nur Laila dari Kejati Jatim menuntut Vanessa Angel dengan hukuman penjara selama enam bulan.

Tribunstyle kolase/Instagram @princessyahrini_ttv/ Youtube Rumpi
Surat menyentuh Vanessa Angel untuk Feni Rose dan penggemar 

TRIBUNCIREBON.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu dan Nur Laila dari Kejati Jatim menuntut Vanessa Angel dengan hukuman penjara selama enam bulan.

Tuntutan ini dibacakan pada sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran konten asusila (prostitusi online) di PN Surabaya.

"Menuntut terdakwa Vanessa Angel dengan pidana selama 6 bulan," kata JPU Sri Rahayu, Senin, (17/6/2019).

Vanessa Angel dianggap terbukti melanggar pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menanggapi tuntutan tersebut, kuasa hukum Vanessa Angel yang diwakili oleh Abdul Malik akan mengajukan pembelaan, pada Kamis, (20/6/2019).

Istri Gubernur Jabar Ikut Antre Saat Daftar Anaknya di SMAN 3 Bandung

Manajemen PO Royal Safari Belum Dapat Berikan Tanggapan dan Sebut Tunggu Pemeriksaan Kepolisian

Menurutnya, hukuman 6 bulan itu terlalu berat. Pasalnya, bila melihat fakta persidangan, saksi-saksi tidak ada.

"Terlalu berat ya bagi kami, tapi itu adalah hak JPU. Banyak dari saksi-saksi yang tidak dihadirkan oleh kepolisian maupun JPU," terangnya.

Beberapa saat sebelum sidang tuntutan, Vanessa Angel mengaku siap menghadapi tuntutan dari majelis hakim PN Surabaya. Saat itu, dengan sorot mata yang tajam Vanessa terlihat berjalan menuju ruang sidang Garuda I, PN Surabaya.

Terdakwa kasus dugaan prostitusi online Vanessa Angel ditemani oleh kuasa hukumnya sebelum menjalani sidang tuntutan, Senin (17/6/2019).

Di sela perbincangannya dengan kuasa hukum, Vanessa Angel tampak melakukan 'ritual' dan meminta doa di hadapan awak media.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved