Breaking News:

Permohonan Pembuatan Kartu Kuning, Sehari Bisa Ada 500 Permohonan

Disnaker Kabupaten Indramayu mencatat angka pencari kerja atau pencaker di Kabupaten Indramayu pascalebaran 2019 membludak

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para pencari kerja saat membuat permohonan kartu pencari kerja (AK-1) di Disnaker Kabupaten Indramayu, Jumat (14/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu mencatat angka pencari kerja atau pencaker di Kabupaten Indramayu pascalebaran 2019 membludak hingga lima kali lipat dari hari biasanya.

Mereka datang hendak mengurus permohonan proses pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) atau yang biasa disebut kartu kuning.

Berkas itu sebagai salah satu pelengkap persyaratan surat melamar pekerjaan.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Indramayu, Johar Manun mengatakan, pencaker pascalebaran rutin membludak setiap tahunnya.

Peringati HUT Majalengka, Festival Budaya Akan Dilaksanakan 22 Juni 2019, Berhadiah Mobil

"Sehari itu bisa mencapai 300-500 orang yang membuat kartu kuning di moment seperti ini," ucap Johar Manun, Jumat (14/6/2019).

Lain halnya saat sebelum lebaran. Pencaker yang membuat kartu kuning hanya sekitar 100 orang saja.

Adapun untuk pencaker di Kabupaten Indramayu sendiri didominasi oleh lulusan SMA/SMK/sederajat.

Selain itu, dirinya menyampaikan, pencaker yang membuat AK-1 dominan digunakan untuk berkerja di dalam negeri.

Kebanyakan dari mereka melapar kerja di daerah perusahaan industri seperti, Tangerang, Bekasi, Karawang.

REAKSI Baim Wong soal Viral Pemilik Rumah yang Persilahkan Orang Gila Masuk Karena Dikira Diprank

"Kalau yang keluar negeri itu relatif lebih sedikit dari yang dalam negeri," ucap dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved