Omzet Capai Rp 6 Juta per Hari, Mantan Wartawan Ini Buka Usaha Laundry dan Sudah Ada 5 Cabang

Andry Tri Kurniadi yang merupakan seorang mantan wartawan di salah satu media asal Jakarta sukses menjadi pengusaha.

Omzet Capai Rp 6 Juta per Hari, Mantan Wartawan Ini Buka Usaha Laundry dan Sudah Ada 5 Cabang
(thinkstock/Ingram Publishing)
Ilustrasi laundry (thinkstock/Ingram Publishing) 

TRIBUNCIREBON.COM - Andry Tri Kurniadi yang merupakan seorang mantan wartawan di salah satu media asal Jakarta sukses menjadi pengusaha.

Berbasis di Depok, Jawa Barat, dia kini memiliki bisnis laundry dengan 5 buah cabang. Andry, sapaan akrabnya, menceritakan awal mula membangun bisnisnya tersebut karena menjalani tugas kewartawanan, yaitu saat liputan. 

"Awalnya dulu saya liputan, gara-gara di dunia wartawan. Dulu saat saya piket Lebaran itu susah cari foto berita ekonomi. Akhirnya saya cari alternatif lain, saya keliling. Tiba-tiba di Cempaka Putih saya lihat ada laundry kiloan. Awalnya dari situ," kata Andry Tri Kurniadi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/6/2019) malam.

Saking tertariknya dengan dunia bisnis dan UMKM, dia juga terinspirasi dengan perkataan temannya saat ia hendak menjual mobil untuk modal sewa tempat di sebuah pasar. Awalnya, dia ingin berjualan baju, bukan laundry seperti yang saat ini dia geluti.

Mantan KSAD George Toisutta Tutup Usia Karena Kanker Usus

Dewan Pers Panggil Eks Komandan Tim Mawar dan Majalah Tempo Selasa Pekan Depan

"Kemudian teman saya tanya, "Kalau mau jualan baju seberapa sering beli baju?". Nah, saya beli baju sebulan sekali saja jarang, mungkin hanya tiap lebaran. Teman saya bertanya lagi, "Seberapa sering cuci baju?". Kalau cuci baju saya lakukan tiap hari. Ya, itu jawabannya. Sesederhana itu," kata Andry.

Akhirnya Andry mulai menggeluti usaha laundry. Dia menggeluti dua pekerjaan sekaligus, yaitu menjadi koordinator liputan maupun redaktur foto sambil menekuni usaha laundrynya. Tiga tahun setelah membangun bisnis, Andry memutuskan resign dari kantor.

Resign dari Pekerjaan, kata Andry karena dia ingin membuat dirinya berada dalam kondisi yang tidak punya pilihan. Rupanya, jalan yang ditempuh benar-benar membuat bisnisnya berkembang.

"Saat saya nyambi, saya masih ada pilihan. Setelah resign mau enggak mau saya bertarung di bisnis saya itu. Ya, perkembangannya jauh lebih bagus," ungkapnya.

Bekerja menjadi seorang wartawan pun mengajarkannya sistem manajerial yang bisa dia aplikasikan dalam bisnis laundry miliknya. Menurut Andry, urusan manajerial dalam laundry tak berbeda jauh dengan sistem kerja wartawan, yakni mengandalkan kecepatan.

Terkait masalah detil, dua profesi ini pun sama-sama memerlukan detil. Untuk modal awal, Andry mengandalkan modal dari temannya sehingga keuntungan yang diperoleh dibagi dua dengan temannya itu. Studio foto bekas kerja wartawan dia sulap menjadi outlet laundry. Jaringan Bisnis Sembilan tahun berjalan, saat ini Andry telah memiliki 5 cabang di daerah Depok dengan 25 karyawan.

Halaman
12
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved