Januari Hingga April 2019, BPS Catat Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok Capai 20,5 Persen

Kabar sepinya bandara akibat penurunan jumlah penumpang pesawat akhir-akhir ini bukan isapan jempol belaka.

Januari Hingga April 2019, BPS Catat Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok Capai 20,5 Persen
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (13/12/2018) 

TRIBUNCIREBON.COM - Kabar sepinya bandara akibat penurunan jumlah penumpang pesawat akhir-akhir ini bukan isapan jempol belaka. Badan Pusat Statistik ( BPS) melansir data terbaru penumpang pesawat pada April 2019. Angkanya hanya 5,7 juta orang.

"Turun 6,26 persen dibanding bulan sebelumnya," ujar Kepala BPS, Suhariyanto di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Angkutan lain justru melonjak bila diakumulasikan dari Januari-April 2019, kata dia, jumlah penumpang pesawat mencapai 24 juta orang. Angka ini anjlok 20,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Persentase penurunan jumlah penumpang pesawat paling besar terjadi di Bandara Kualanamu, Medan yang mencapai 32,5 persen.

Kepadatan Kendaraan di Jalur Nagreg Akan Terjadi Lagi Pada Akhir Pekan Ini

Mantan Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Jadi Tersangka Makar

Selanjutnya diikuti oleh Bandara Internasional Juanda, Surabaya sebesar 25,2 persen, Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar sebesar 24,8 persen, Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebesar 21,9 persen, dan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali sebesar 13 persen.

Adapun bandara lainnya diakumulasi sama mengalami penurunan jumlah penumpang hingga 18,5 persen. Suhariyanto mengatakan, turunnya jumlah penumpang pesawat disebabkan mahalnya harga tiket. Sementara itu, di sisi lain, infrastruktur angkutan darat kian membaik. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPS: Januari-April 2019, Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok 20,5 Persen", https://money.kompas.com/read/2019/06/10/144700026/bps--januari-april-2019-jumlah-penumpang-pesawat-anjlok-20-5-persen.
Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved