Kendaraan Antre hingga 2 Km di Jalur Wisata Ciwidey, Lebih Parah dari Hari Sebelumnya

kendaraan roda empat sempat tertahan hingga berjam jam dari arah Soreang hingga pertigaan Sadu, Desa Sadu. Kendaraan roda empat tertahan hingga hampir

Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Kendaraan roda empat dan roda dua terpaksa antre hingga berjam-jam di jalur wisata Ciwidey, Sabtu (8/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNCIREBON.COM, SOREANG - H+3 libur lebaran, Sabtu (8/6/2019) jalur wisata Bandung Selatan Ciwidey semakin dipadati kendaraan wisatawan. Antrean kendaraan cukup panjang sudah terpantau sejak pertigaan Desa Sadu Kecamatan Soreang.

Menurut pantauan Tribun Jabar, antrean kendaraan terjadi cukup panjang hingga sekitar 2 KM dari mulai pertigaan Desa Sadu hingga ke Rumah Makan Manjabal 2 Desa Kramat Mulya arah Kantor Pemkab Bandung.

Selain tingginya volume kendaraan baik roda dua maupun roda empat, kemacetan ini juga terjadi akibat kendaraan yang datang dari arah Kutawaringin harus berputar di pertigaan Sadu ke Jalan Sadu-Soreang sebelum mengarah ke kawasan wisata Pacira (Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali).

Tiga Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak Pantai Palabuhanratu, Beruntung Diselamatkan Tim Balawista

Sambut Pengunjung Saat Libur Lebaran, Keraton Kasepuhan Cirebon Telah Dipercantik

Warga setempat, Sana (29), menuturkan kemacetan sudah terjadi sejak tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kondisi ini lebih parah dibanding libur lebaran di hari pertama dan kedua.

"Ini mah lebih parah dari hari kemarin. Sekarang mah lebih banyak motor sama bus, kalau kemarin mah sedikit paling mobil pribadi aja. Bis sama motor hanya beberapa," ungkapnya di lokasi.

Hal ini menyebabkan kendaraan roda empat sempat tertahan hingga berjam jam dari arah Soreang hingga pertigaan Sadu, Desa Sadu. Kendaraan roda empat tertahan hingga hampir 2 jam. (mud)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved