Breaking News:

Seorang Pria di Cimahi Tewas Diduga Konsumsi Miras Saat Malam Takbir

Seorang pria ditemukan tewas saat malam takbiran di Parkiran Alun-alun Cimahi, Jalan Djualeha Karmita, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah,

Tribunnews
Ilustrasi - Tewas tak bernyawa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

CIMAHI - Seorang pria ditemukan tewas saat malam takbiran di Parkiran Alun-alun Cimahi, Jalan Djualeha Karmita, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Rabu (5/6/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pria tersebut diketahui bernama Frans Disco Gurgurem (38) warga Perum Lembah Teratai Blok K2 Nomor 3, RT4/12, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Kanit Reskrim Polsek Cimahi, AKP Nana Supriatna, mengatakan, penemuan pria yang tewas tersebut berawal saat saksi bernama Hendra tengah melaksanakan patroli disekitar Kantor DPRD Kota Cimahi.

"Lalu dia melihat satu orang laki-laki sudah dalam keadaan tergeletak. Awalnya saksi mengira pria itu tertidur kemudian saksi melanjutkan Patroli di luar Kantor DPRD Kota Cimahi," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (5/6/2019).

Kemudian, kata Nana, saat saksi akan kembali menuju pos utama melihat pria tersebut masih tergeletak dengan posisi tidak berubah, sehingga menimbukan kecurigaan.

Akhirnya saksi melakukan pengecekan, dan kecurigaannya terbukti, pria itu sudah tidak bernyawa.

Tiga Warga Negara Asing Rela Antre di Monas Demi Ketemu Jokowi

Demi Anaknya Ikut Studi Tour, Palek Rela Tak Mudik

"Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Polri yang sedang melaksanakan piket di Pos Yan Polres Cimahi yang tidak jauh dari lokasi ditemukannya laki-laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia tersebut," ucapnya.

Nana mengatakan, berdasarkan keterangan pihak kekuarga, meninggalnya pria itu diduga setelah mengkonsumsi minuman keras yang berlebihan saat malam takbiran.

"Menurut keterangan pihak keluarga, korban memang selalu mengkonsumsi miras dan sudah biasa. Kadang dari pagi sampai sore (dia) kerap mengkonsumsi miras. Jadi sudah biasa sehingga pihak keluarga sudah tidak aneh dengan korban," kata Nana.

Pihak keluarga juga meminta untuk tidak dilakukan autopsi dan sesaat setelah penemuan tersebut, jenazahnya langsung dijemput pihak keluraga untuk dimakamkan di kediamannya.

"Setelah mendapat laporan kami langsung mendatangi TKP, mencari keterangan saksi-saksi dan mengevakuasi korban. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak kekerasan pada tubuh korban," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved