Breaking News:

Persiapan Mudik Lebaran 2019

H-6 Lebaran, 30 Ribu Lebih Kendaraan Melintasi Jalur Nagreg

Sebanyak tiga puluh ribu kendaraan berbagai jenis melintasi Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, dari pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Suasana jalur Nagreg, Kamis (30/5/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak tiga puluh ribu kendaraan berbagai jenis melintasi Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, dari pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB, pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5/2019).

Pantauan Tribun Jabar di jalur selatan Nagreg, kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Nagreg, terpantau ramai lancar dan kendaraan yang melintas, melaju dengan kecepatan normal, 40-60 kilometer perjam.

Berdasarkan informasi dari Traffic Counting (TC) Dishub Kabupaten Bandung, kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Tasikmalaya, sebanyak 27.259 kendaaraan.

Sedangkan dari arah Tasikmalaya menuju Jakarta, jumlah volume kendaraan lebih sedikit, yakni sebanyak 9.607. Total kendaraan yang melintasi di Nagreg sebanyak 36.866.

Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan, sebagian besar kendaraan yang melintas di jalur tersebut adalah kendaraan roda dua, yakni sebanyak 14.437.

Kampanyekan Hidup Sehat, Grab Ajak Mitra Pengemudi Cek Kesehatan Gratis di Pramita Lab Cirebon

"Akan terus mengalami peningkatan jumlah volume sampai puncak arus mudik," kata Eric Alam Prabowo di Posko Induk Dishub Kabupaten Bandung, Jalan Raya Nagreg, Kamis (30/5/2019).

Kepala Satlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama, mengatakan, jalur selatan Nagreg sudah mulai dipadati oleh para pe mudik kendaraan roda dua dan empat sejak pagi tadi.

Sebagian besar pe mudik, kata AKP Hasby Ristama , merupakan pe mudik dari Jakarta yang akan menuju wilayah priangan timur, yakni Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

"Dari pagi pukul 05.30, kepadatan mulai terlihat dibandingkan kemarin. Kendaraan banyak keluar dari Tol Cileunyi," kata Hasby di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung.

AKP Hasby Ristama , mengatakan, untuk puncak arus mudik di Jalur Nagreg, diprediksi akan terjadi pada H-3 lebaran, pihaknya mengimbau agar pe mudik tidak melanggar aturan berkendara, salah satunya membawa barang bawaan berlebihan.

Kisah Unik Pe mudik, Topa Andri Minta Maaf Belum Bisa Bawa Pulang Mantu Saat Mudik ke Sragen

"Seperti ditahun sebelumnya, Nagreg selalu mengalami kemacetan pada H-3 dengan jumlah kendaraan yang cukup signifikan," kata  AKP Hasby Ristama .

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved