Wisata Edukasi di Museum Bandar Cimanuk, Surganya Heritage Indramayu, Tiket Masuk Hanya Rp 5000 Lho!
Wisata Edukasi di Museum Bandar Cimanuk, Surganya Heritage Indramayu, Tiket Masuk Hanya Rp 5000 Lho!
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Museum Bandar Cimanuk yang terletak di Jalan Veteran Nomor 1 Lemahabang, Indramayu menjadi surganya Heritage atau pusat bend bersejarah di bumi Wilarodra.
Kepala Pengelola Museum Bandar Cimanuk, Nang Sadewo mengatakan, Kabupaten Indramayu memiliki sejarah panjang dari berbagai generasi zaman.
Perjalanan panjang itu terbukti dengan adanya jejak-jejak budaya dan peradaban peninggalan para leluhur yang memiliki ciri khasnya tersendiri, hal ini menjadikan daerah seluas 204,001 Ha dengan panjang pantai 114 kilometer itu berbeda dengan daerah lain.
"Sekarang itu Indonesia kan terikat dengan adanya Undang-Undang tentang kemajuan kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017 salah satunya adalah tentang cagar budaya," ujar Nang Sadewo saat ditemui Tribuncirebon.com di Museum Bandar Cimanuk, Minggu (21/7/2019).
• Mempelajari Sejarah dan Budaya Itu Penting, Begini Penjelasan Kepala Pengelola Museum Bandar Cimanuk
Nang Sadewo menjelaskan Museum Bandar Cimanuk hadir berkat inisiatif para pencinta budaya yang tergabung dalam yayasan Komunitas Museum Cimanuk yang bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Indramayu.
Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, ada ratusan benda bersejarah di Museum Bandar Cimanuk mulai dari Zaman Hindu-Budha, Zaman Kerajaan Islam, Zaman Pra Kemerdekaan, Zaman Kemerdekaan, hingga benda-benda tradisional yang digunakan oleh masyarakat terdahulu.
Museum Bandar Cimanuk terdiri dari beberapa ruang, ada ruang khusus yang menyimpan berbagai naskah-naskah kuno, benda-benda pusaka, foto-foto Bupati Indramayu dari Bupati pertama hingga saat ini dan masih banyak lagi.

Selain itu, ada juga ruangan yang menyimpan peralatan yang digunakan oleh para nelayan pada tempo dulu, ada juga peralatan para petani, dan lain-lain.
Museum Bandar Cimanuk yang terletak di Jalan Veteran Nomor 1 Lemahabang Indramayu, Minggu (21/7/2019). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)
Di ruang lainnya juga tersimpan peralatan zaman dahulu, seperti radio, kamera, piano, telepon, mesin jahit.
Ada juga berbagai koleksi mata uang tempo dulu, lukisan, serta foto-foto bangunan tua dan kegiatan bersejarah yang terabadikan dalam potret foto hitam putih.
• Warga Banjaran Kaget Temukan Macan Tutul Mati di Kebun Kopi, Tak Ditemukan Luka di Tubuh Sang Macan
Kesenian-kesenian Kabupaten Indramayu juga tersimpan rapi dalam Museum Bandar Cimanuk, di antaranya gamelan, topeng dan gambar maestro topeng Indramayu yaitu Mimi Rasinah.
Di halaman Museum Bandar Cimanuk juga terdapat Pedati Ki Jaga Muara yaitu alat angkut tradisional pada periode tahun 1930, becak tua, sepeda ontel, serta terdapat juga cafe untuk para pengunjung yang hendak rehat menikmati suasana bersejarah di Kabupaten Indramayu.
Nang Sadewo juga menyampaikan Museum Bandar Cimanuk dibuka untuk umum dengan tiket masuk museum yang sangat murah, yakni pelajar Rp 3.000 per orang dan dewasa Rp 5.000 per orang.
• Hasil Piala AFF U-15 2019, Gol Valeron dan Marsellino Bawa Timnas Indonesia Bungkam Vietnam
Di sana juga terdapat berbagai fasilitas seperti ruang audio visual, perpustakaan, mushola, area parkir luas, toilet, kedai galeri, dan koneksi wifi gratis.
Akses menuju Museum Bandar Cimanuk pun tergolong sangat mudah, hanya berjarak sekitar 100 meter dari Alun-alun Indramayu.
Adapun untuk waktu kunjungan yakni Museum Bandar Cimanuk buka pada hari Selasa-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-14.00 WIB.
"Hari senin dan hari libur nasional museum tutup," ujar dia. (*)