Desa Dadap Indramayu Akan Miliki 2 Objek Wisata Baru, Ini Penjelasan Rencananya
Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu direncanakan akan menjadi tempat wisata hutan Mangrove.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu direncanakan akan menjadi tempat wisata hutan Mangrove.
Kepala Desa Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi menyampaikan, akan ada dua titik yang dipusatkan menjadi tempat wisata di Desa Dadap.
"Kita akan konsentrasikan di dua titik, pertama itu di sini di Blok Puloby dan kedua Blok Tamanan," ujar Asyriqin Syarif Wahadi saat ditemui Tribuncirebon.com, Rabu (12/6/2019).
Disampaikan dia, di Blok Puloby sedikitnya dibutuhkan sebanyak 15.000 pohon Mangrove hingga wahana wisata tersebut dapat teralisasikan.
Asyriqin Syarif Wahadi menjelaskan, lokasi penanaman Mangrove kedepan akan diperluas hingga menjulang ke arah laut.
• Prabowo Imbau Pendukungnya Tidak Datang ke Sekitar Gedung MK: Percayalah pada Pimpinan
Selain itu, pinggiran pantai pun akan diperlebar disepanjang bibir pantai.
Nanti, pihaknya juga akan membuatkan sebuah track jalan yang mengarah langsung ke laut di tengah-tengah keberadaan hutan Mangrove.
Sehingga, para pengunjung bisa menikmati suasana sejuk hutan Mangrove sekaligus dapat menikmati pememandangan laut lepas yang asri.
Selain di Blok Puloby, disampaikan Asyriqin Syarif Wahadi, Desa Dadap juga akan menjadikan Blok Tamanan sebagai objek wisata.
• Tanaman Mangrove di Perairan Desa Dadap Banyak Yang Mati, Ini Penyebabnya
"Sekarang di Blok Tamanan kita sedang buat reklamasi dari sampah," ucap dia.