Perjalanan Mantan Ibu Negara yang Mengidap Kanker Darah Hingga Tutup Usia

Ani Yudhoyono mengidap penyakit kanker darah sejak Februari 2018,berikut sejumlah rangkuman perjalanannya sampai wafat di usia 66 tahun.

Kompas.com/ANUNG ANINDITO
Ani Yudhoyono didampingi oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari ruang perawatan di National Universtiy Hospital, Singapura, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNCIREBON.Com - Publik Indonesia dikejutkan dengan meninggalnya Mantan Ibu Negara, Ani Yudhoyono pada Sabtu (1/6/2019) di National Universitas Hospital (NUH) Singapura pukul 11.50 waktu Singapura. 

Ani Yudhoyono mengidap penyakit kanker darah sejak Februari 2018, berikut sejumlah rangkuman perjalanannya sampai wafat di usia 66 tahun. 

1. Divonis kanker darah

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) awalnya menyampaikan bahwa istrinya mengidap kanker darah sejak pertengahan Februari 2018 dan mendapatkan perawatan intensif di National University Hospital (NUH) Singapura sejak 2 Februari 2019 atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

2. Diisolasi di ruangan

Ani Yudhoyono sempat diisolasi di ruangannya untuk menghindari penyakit lain masuk ke tubuhnya. Putri dari mantan Panglima RPKAD Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo ini sempat mengunggah foto yang menampilkan foto dirinya bersama SBY. Foto diunggah di akun Instagram @aniyudhoyono pada 17 Februari 2019. "Karena pengobatan itu, saya harus ketat, sementara 'diisolasi' untuk menghindari penyakit lain masuk," tulis Ibu Ani pada unggahannya. Atas tindakan itu, Ibu Ani hanya bisa menemui rekan atau keluarga yang membesuk dirinya di rumah sakit melalui kaca pintu.

BREAKING NEWS - Ani Yudhoyono Tutup Usia

BREAKING NEWS - Ani Yudhoyono Tutup Usia, Begini Keterangan dari Dokter Kepresidenan

3. Diperbolehkan keluar ruangan

Ani diperbolehkan keluar dari ruang perawatan di National Universitas Hospital (NUH) Singapura setelah tiga bulan diisolasi di ruangannya. "Alhamdulillah setelah tiga bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diperkenankan dokter keluar ruangan untuk melihat hijaunya daun, birunya langit, dan segarnya udara walau hanya 1-2 jam," ujar Ibu Ani dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/5/2019). "Terima kasih ya Allah.... Semoga kesehatanku semakin pulih. Mohon doa teman-teman semua," tulis Ibu Ani.

4. Kondisi kesehatan menurun

Pada Rabu (29/5/2019), kondisi Ibu Ani mengalami penurunan. Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY mengungkapkan, sang ibunda memerlukan penanganan ekstra. "Pada hari Rabu (29/05/2019), Ibu Ani Yudhoyono harus dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), di NUH Singapura. Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil," ujar Agus, Kamis (30/5/2019).

Ketika Ibu Ani dalam kondisi penurunan, Agus bersama keluarga juga berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam proses penyembuhan. 

5. Ani Yudhoyono Meninggal

Ani Yudhoyono tutup usia pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura. "Pukul 11.50 meninggal dunia. mohon doanya. Kami menunggu informasi dari keluarga SBY," kata Imelda Sari, Ketua Komunikasi Partai Demokrat, kepada Kompas TV. Rencananya, jenazah Ani Yudhoyono akan disemayamkan terlebih dulu di Kedutaan Besar RI di Singapura. Setelah itu, jenazah akan dipulangkan dan dimakamkan di Tanah Air pada Minggu (2/6/2019). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perjalanan Ani Yudhoyono Berjuang Melawan Kanker Darah...", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/01/12502741/perjalanan-ani-yudhoyono-berjuang-melawan-kanker-darah.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved